Esperanto adalah bahasa artifisial yang diciptakan
oleh Ludovich Zamenhoff,
seorang Polandia.
Nama "Esperanto" adalah nama
samaran dari L.L Zamenhof sendiri ketika ia menerbitkan tentang
bahasanya pada tahun 1887. Tujuan utama Zamenhof adalah untuk membuat
bahasa netral yang mudah dipelajari dan digunakan sebagai bahasa
perantara oleh berbagai orang yang memiliki bahasa ibu yang
bermacam-macam.
sejarah.
L.L. Zamenhoff dilahirkan di Białystok,
Polandia (pada waktu itu masih bagian dari Rusia). Ia
tumbuh berkembang di tengah-tengah komunitas yang poliglot,
yang membuatnya berpikir bahwa diperlukan sebuah bahasa pemersatu yang
akan mengakhiri permasalahan-permasalahan yang ditimbulkan akibat adanya
berbagai macam bahasa yang seringkali menimbulkan konflik dan
kerisuhan. Ia menolak bahasa-bahasa besar yang ada pada saat itu (Perancis, Jerman,
Inggris, Rusia)
karena mereka susah dipelajari dan akan menempatkan pengguna bahasa
tersebut pada posisi yang lebih diuntungkan daripada orang lain; ia juga
menolak dua bahasa "mati" yang mana ia kuasai, Latin
dan Yunani, karena mereka lebih susah dipelajari dan dikuasai
daripada bahasa-bahasa yang lain. Ia mulai mengembangkan bahasa yang ia
rencanakan sendiri, yang pada akhirnya ia sebut dengan sebutan "Lingvo
Internacia", pada waktu ia mulai masuk SMA, sampai puncaknya ketika
ia menerbitkan buku pengantar bahasa buatannya (untuk pembaca berbahasa
Rusia). Pada waktu yang hampir bersamaan, ia juga menikah dan memulai
karier kedokterannya.
sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Esperanto
Minggu, 20 November 2011
fungsi manajemen
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan
melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer
dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.[rujukan?]
Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis
Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20.[rujukan?]
Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang,
mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat
ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga[rujukan?],
yaitu:
- Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
- Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
- Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha
Manajemen kualitas total
TQM atau Total Quality Management (Bahasa Indonesia: manajemen kualitas total) adalah
strategi
manajemen
yang ditujukan untuk menanamkan kesadaran kualitas
pada semua proses
dalam organisasi. Sesuai dengan definisi dari ISO,
TQM adalah "suatu pendekatan manajemen untuk suatu organisasi yang
terpusat pada kualitas, berdasarkan partisipasi semua anggotanya dan
bertujuan untuk kesuksesan jangka panjang melalui kepuasan pelanggan
serta memberi keuntungan untuk semua anggota dalam organisasi serta
masyarakat."
Filosofi dasar dari TQM adalah "sebagai efek dari kepuasan konsumen, sebuah organisasi dapat mengalami kesuksesan."
Kendaraan yang digunakan dalam TQM:
sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_kualitas_total
Filosofi dasar dari TQM adalah "sebagai efek dari kepuasan konsumen, sebuah organisasi dapat mengalami kesuksesan."
Kendaraan yang digunakan dalam TQM:
- Manajemen Harian
- Manajemen Kebijakan
- Manajemen Cross-functional
- Gugus Kendali Mutu
sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_kualitas_total
PENGENALAN MANAJEMEN
PENGENALAN MANAJEMEN
Diposkan oleh
fahmi cool
on Kamis, 07 Januari 2010
Manajemen
strategi adalah merupakan keputusan manajerial dan kegiatan-kegiatan
yang mengarah pada penetapan kinerja jangka panjang organisasi, yang
meliputi analisa lingkungan internal dan eksternal, disertai perumusan
visi dan misi serta tujuan organisasi guna menghadapi lingkungan
tersebut.
Model proses manajemen strategikmeliputi tiga
tahap: 1) Tahap formulasi strategi, yaitu pembuatan pernyataan visi,
misi dan tujuan, 2) Tahap implementasi strategi, yaitu proses
penterjemahan strategi ke dalam tindakan-tindakan, dan 3) Tahap evaluasi
strategi, yaitu proses evaluasi apakah implementasi strategi dapat
mencapai tujuan.
Hirarki Manajemen Strategik
Proses
manajemen Strategik memiliki dua hierarki yaitu hierarki tujuan dan
strategi. Hierarki strategi memiliki tiga komponen yaitu strategi
korporasi, strategi bisnis dan strategi fungsional.
Organisasi
bisnis dibedakan dalam dua kategori dalam yaitu Strategic Business Unit
(SBU), yaitu kelompok organisasi yang menjual satu produk/sedikit
produk atau disebut dengan industri tunggal dan Multiple Stretegic
Business Unit (Multiple-SBU), yaitu kelompok organisasi yang memiliki
banyak produk dalam banyak industri melalui beberapa unit usaha.
Visi,
Misi, dan Tujuan
Setiap
organisasi mempunyai tujuan dan alasan yang unik untuk keberadaannya.
Keunikan ini harus dicerminkan dalam visi dan misi. Pernyataan visi yang
baik mengungkapkan pelanggan, produk atau jasa, teknologi, pasar,
pemikiran untuk bertahan hidup (pertumbuhan dan keuntungan), pemikiran
untuk karyawan, pemikiran untuk citra publik/masyarakat, dan konsep
perusahaan. Terdapat delapan karakteristik dasar yang berfungsi sebagai
kerangka kerja praktis untuk mengevaluasi dan menuliskan pernyataan
misi.
Analisis Lingkungan Makro
Analisis lingkungan eksternal merupakan
aktivitas memonitor dan mengevaluasi lingkungan eksternal dan internal
organisasi kepada orang-orang penting yang ada dalam perusahaan.
Lingkungan eksternal dibedakan atas lingkungan makro dan lingkungan
industri. Untuk menganalisis lingkungan tersebut menggunakan metode SWOT
( Strength and Weaknesses untuk analisa lingkungan internal,
Opportunities and Threats untuk analisa lingkungan eksternal).
Lingkungan makro merupakan lingkungan yang
secara tidak langsung mempengaruhi keputusan-keputusan
Strategikperusahaan dalam jangka panjang dan bersifat uncontrollable.
Secara umum lingkungan makro dikategorikan menjadi empat, yaitu: 1)
ekonomi, 2) teknologi, 3) politik-hukum, dan 4) sosial budaya.
Analisis Lingkungan Industri
Analisa industri merupakan analisa terhadap
kelompok yang terkait (stake holder) seperti pemasok, pelanggan, pesaing
dan pendatang baru. Perusahaan harus melakukan penilaian secara
hati-hati terhadap tekanan-tekanan dari pendatang baru, pesaing,
pemasok, pelanggan, substitusi maupun kekuatan relatif dari stake
holder. Karena semakin besar kekuatan dari tiap-tiap elemen tersebut
maka kemampuan perusahaan untuk meningkatkan harga atau laba semakin
terbatas.
Analisis Lingkungan Internal
Dalam proses perumusasn strategi sebuah
perusahaan perlu melakukan identifikasi dan evaluasi atas lingkungan
bisnis perusahaan. Hasil dari identifikasi dan evaluasi tersebut
diharapkan perusahaan dapat mengetahui profil keunggulan strategis
perusahaan (strategic- advantage profile) yang dimiliki. Sehingga dengan
demikian perusahaan dapat mengantisipasi peluang bisnis dan menyikapi
ancaman bisnis yang ada dengan cepat.
Analisis SWOT
Analisa
SWOT merupakan alat yang membantu menajer menentukan dan mengembangkan
strategi yang tepat dalam menghadapi persaingan. Namun yang perlu
diperhatikan bahwa tujuan dalam menentukan strategi yang digunakan dari
hasil SWOT adalah pada dasarnya menghasilkan strategi alternatif yang
layak, bukan untuk memilih atau menetapkan strategi yang terbaik.
Sehingga seorang menajer dapat menilai bahwa tidak semua strategi dalam
SWOT dipilih untuk dikembangkan.
Strategi Integrasi Vertikal
Strategi
integrasi vertikal (vertical integration strategies) merupakan strategi
yang menghendaki perusahaan melakukan penguasaan yang lebih atas
distributor, pemasok dan atau para pesaing baik melalui merjer,
akuisisi, atau membuat perusahaan sendiri. Strategi integrasi dibedakan
menjadi tiga, yaitu: 1) Integrasi ke depan (Forward Integration)
merupakan strategi untuk memperoleh kepemilikan atau meningkatkan
kendali atas distributor atau pengecer, 2) Integrasi ke belakang
(Backward Integration) merupakan strategi untuk mencari kepemilikan atau
meningkatkan kendali atas perusahaan pemasok, dan 3) Integrasi
horisontal (Horizontal Integration) merupakan strategi untuk
mengendalikan para pesaing
Perusahan tertarik melakukan integrasi vertikal
didasarkan atas alasan: 1) dapat menciptakan “barrier to entry” bagi
pendatang baru, 2) memberikan fasilitas investasi, 3) menjaga kualitas
produk, dan 4) memperbaiki penjadualan. Meskipun memiliki manfaat,
stategi integrasi vertikal juga memiliki kelemahan, yaitu: 1) kelemahan
dalam hal biaya, 2) teknologi, dan 3) adanya permintaan berfluktuasi.
Strategi Diversifikasi
Strategi
diversifikasi merupakan pendekatan utama strategi pada level
koroporasi. Tingkatan (level) strategi diversifikasi dibedakan menjadi
tiga kategori, yaitu: 1) Tingkat diversifikasi rendah (Single business
dan Dominant business), 2) Tingkat diversifikasi menengah (Related
constrained dan Related linked) dan 3) Tingkat diversifikasi tinggi
(Unrelated). Selain itu juga dikenal dengan istilah diversifikasi
related (diversifikasi konsentris) dan diversifikasi unrelated
(diversifikasi konglomerat dan diversifikasi horisontal).
Perusahaan mengimplementasikan strategi
diversifikasi, dilandasi alasan dan motif untuk mempertahankan
keunggulan strategis, insentif dan sumber daya, serta motif manajerial.
Di samping itu juga didorong oleh lingkungan internal (kinerja yang
rendah, ketidakpastian aliran kas mendatang, dan semua pengurangan
resiko) dan lingkungan eksternal (peraturan pemerintah, ketentuan pajak,
atau aturan-aturan yang baru).
Merjer dan Akuisisi
Akuisisi dan merjer
memiliki peran yang penting dalam perusahaan. Latar belakang perusahaan
melakukan akuisisi adalah untuk meningkatkan kekuatan pasar, mendapatkan
“barrier to entry”, meningkatkan kecepatan memasuki pasar, meningkatkan
diversifikasi, dan menghindari persaingan yang berlebihan.
Masalah-masalah yang dihadapi untuk mencapai
keberhasilan akuisisi antara lain adalah 1) kesulitan integrasi, 2)
evaluasi target kurang, 3) hutang luar biasa yang terlalu besar, 4)
ketidakmampuan mencapai sinergi, 5) terlalu banyak diversifikasi, dan 6)
manajer terlalu berfokus pada akuisisi. Untuk itu maka diperlukan
adanya akuisisi yang efektif.
Strategi Level Bisnis
Untuk dapat mencapai
keunggulan bersaing, perusahaan harus melakukan evaluasi lingkungan
eksternal, guna mengidentifikasikan peluang, ancaman, dan kemampuan
sumber daya internal untuk menentukan kompetensi inti dan strategi yang
akan diimplementasikannya, yang disebut dengan strategi level bisnis.
Tipe strategi pada level bisnis ini disebut dengan strategi generik,
yang tediri dari : 1) Cost Leadership (Keunggulan Biaya), 2)
Differentiation (Diferensiasi), 3) Focused Low Cost (Fokus pada Biaya
Rendah, dan 4) Focused Differentiation (Fokus pada Diferensiasi)
Strategi Level Fungsional
Penjabaran
strategi pada level fungsional memegang peranan yang sangat menentukan
atas berhasil tidaknya sasaran strategi bisnis yang telah ditetapkan,
oleh karenanya diperlukan suatu penjabaran aktivitas yang sedetil
mungkin atas strategi bisnis yang telah dicanangkan. Penjabaran tersebut
selain memudahkan kontrol dari manajer juga memudahkan bagian pelaksana
untuk mengimplementasikan.
-
-
-
-
-
sumber:http://kalosoedimampir.blogspot.com/2010/01/pengenalan-manajemen.html
Senin, 07 November 2011
PERAN MANAJER
Peran manajer
Henry Mintzberg, seorang ahli riset ilmu manajemen, mengemukakan bahwa ada sepuluh peran yang dimainkan oleh manajer di tempat kerjanya. Ia kemudian mengelompokan kesepuluh peran itu ke dalam tiga kelompok. yang pertama adalah peran antar pribadi, yaitu melibatkan orang dan kewajiban lain, yang bersifat seremonial dan simbolis. Peran ini meliputi peran sebagai figur untuk anak buah, pemimpin, dan penghubung. Yang kedua adalah peran informasional, meliputi peran manajer sebagai pemantau dan penyebar informasi, serta peran sebagai juru bicara. Yang ketiga adalah peran pengambilan keputusan, meliputi peran sebagai seorang wirausahawan, pemecah masalah, pembagi sumber daya, dan perunding.
Mintzberg kemudian menyimpulkan bahwa secara garis besar, aktivitas yang dilakukan oleh manajer adalah berinteraksi dengan orang lain.
Minggu, 06 November 2011
MANAJEMEN
Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen
sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen
Kamis, 06 Oktober 2011
tanggal 06-10-2011
saya ketemu dengan seseorang yang saya suka di parkiran universitas gunadarma bekasi, saya sangat terpanah dengan perubahan fisiknya, maksudnya dia tambah manis dan tentunya tambah cantik.
tapi dia belum sadar kalo saya sangat sangat mencintainya dari awal bertemu yaitu di masa-masa SMA.
sekian dulu cerita dari saya, maaf bila ada yang tidak senang dengan posting ini..
tapi dia belum sadar kalo saya sangat sangat mencintainya dari awal bertemu yaitu di masa-masa SMA.
sekian dulu cerita dari saya, maaf bila ada yang tidak senang dengan posting ini..
Langganan:
Postingan (Atom)